TIMOER TRAGEDI
bila laut tak pasang terkendali
tsunami datang menyapu bersih
bila tanah mulai memecah belah
hempaskan milik seluruh kota
seisi negri jadilah hamparan
tersisa hanya puing kehancuran
banyak jiwa tertimbun mati
sanak saudara hilang entah
kemana
tanah menjadi lautan darah
yang terdengar jerit merintih
lihat mereka, mereka berkata
korban dari mengganasnya alam
gedung-gedung jadi urugan
tanah
sawah ladang rusak berantakan
timur tragedi,
engkau membabi buta
binasakan harta dan benda
timur tragedi,
apa engkau pertanda
terkadang alam berani murka
tsunami datang menyapu bersih
bila tanah mulai memecah belah
hempaskan milik seluruh kota
seisi negri jadilah hamparan
tersisa hanya puing kehancuran
banyak jiwa tertimbun mati
sanak saudara hilang entah
kemana
tanah menjadi lautan darah
yang terdengar jerit merintih
lihat mereka, mereka berkata
korban dari mengganasnya alam
gedung-gedung jadi urugan
tanah
sawah ladang rusak berantakan
timur tragedi,
engkau membabi buta
binasakan harta dan benda
timur tragedi,
apa engkau pertanda
terkadang alam berani murka

5 Komentar:
Pada 17 Juni 2011 pukul 12.59 ,
Kamal Hayat mengatakan...
Puisinya menyedihkan sekali ya...
Pada 17 Juni 2011 pukul 16.15 ,
obinhut mengatakan...
Puisi tragis..! Apalagi kejadiannya...
Pada 17 Juni 2011 pukul 21.11 ,
BOOMERS INDONESIA mengatakan...
kang kamal dan kang obinhut ntu sbuah lirik saja,pas waktu tragedi di jepang dan mengalir ampe bumi pertiwi indonesia...hehehe
Pada 20 Juni 2011 pukul 20.38 ,
Anonim mengatakan...
Ini lirik lagunya power metal kan?
Pada 24 Agustus 2011 pukul 01.13 ,
Resep Masakan mengatakan...
Salam Kenal dari Resep Masakan C-O
Ditunggu kunjungan baliknya yah!
terima kasih :)
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda